KODEKO / Blog

Fastabiqul Khairat dalam Pencapaian Program: Banten Juaranya

Tepuk tangan menggema di ruang sidang, bukan sekadar merayakan angka-angka capaian, tetapi menyambut semangat berlomba dalam kebaikan yang terasa nyata. Senin, 16 Februari 2026, Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU Desa Kota Indonesia menjelma lebih dari forum pertanggungjawaban. Ia menjadi panggung fastabiqul khairat: perlombaan menghadirkan manfaat, memperkuat komitmen, dan membesarkan koperasi dengan karya nyata.

Oleh Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., M.E. | 25 Feb 2026, 12:02 | 3 menit baca | Diperbarui 27 Mar 2026, 08:39
Fastabiqul Khairat dalam Pencapaian Program: Banten Juaranya
KODEKO Editorial

Oleh: Ali Aminulloh (Sekretaris 1 KSU)

Tepuk tangan menggema di ruang sidang, bukan sekadar merayakan angka-angka capaian, tetapi menyambut semangat berlomba dalam kebaikan yang terasa nyata. Senin, 16 Februari 2026, Rapat Anggota Tahunan (RAT) KSU Desa Kota Indonesia menjelma lebih dari forum pertanggungjawaban. Ia menjadi panggung fastabiqul khairat: perlombaan menghadirkan manfaat, memperkuat komitmen, dan membesarkan koperasi dengan karya nyata.

Usai Sidang Paripurna II, suasana berubah hangat dan penuh antusias. Satu per satu kategori penghargaan diumumkan, memperlihatkan bagaimana setiap representatif berlomba dalam kontribusi terbaiknya.

Pada kategori penambahan anggota dengan Simpanan Pokok (Simpok) lunas, Representatif Jakarta Timur tampil sebagai juara, disusul Luar Negeri dan Jakarta Barat. Dalam kategori keaktifan anggota menyimpan Simpanan Wajib (Simwa), Representatif Bandung meraih posisi teratas, diikuti Provinsi Jakarta dan Luar Negeri.

Untuk kategori simpanan reguler terbanyak (baik Simpok, Simwa, maupun Simpanan Masa Depan) Jakarta Timur kembali unggul, disusul Jakarta Selatan dan Banten. Sementara pada kualitas simpanan progresif tertinggi, Representatif Guru Non Alumni memimpin, diikuti Luar Negeri dan Alumni Dalam Kampus.

Semangat produktivitas juga tampak pada sektor usaha. Dalam kategori belanja Mulbako tertinggi, Banten menjadi yang terbaik, disusul Jakarta Timur dan Jakarta Selatan. Bahkan untuk peningkatan belanja Mulbako paling signifikan dari 2024 ke 2025, Banten kembali unggul, diikuti Jakarta Timur dan Jakarta Selatan.

Pada kategori belanja Toko Kodeko Pusat tertinggi, Guru Alumni Dalam Kampus meraih posisi pertama, disusul Jakarta Selatan dan Guru Non Alumni. Sedangkan untuk Toko Kodeko Pondok Cabe, Jakarta Selatan menjadi juara, diikuti Banten dan Jakarta Timur.

Kedisiplinan finansial pun mendapat apresiasi. Kategori pembayaran kredit barang tepat waktu diraih Jakarta Timur, disusul Bandung dan Banten. Adapun kategori pembuat konten inspiratif dan kreatif tentang KSU dimenangkan oleh Banten, disusul Luar Negeri dan Alumni Dalam Kampus.

Dari seluruh rangkaian capaian itu, satu nama representatif mencuat sebagai Juara Umum: Banten, dengan torehan 3 juara pertama, 1 juara kedua, dan 2 juara ketiga. Sebuah prestasi kolektif yang menunjukkan konsistensi, soliditas, dan semangat berfastabiqul khairat yang nyata.

Sebagai bentuk apresiasi yang bermakna, juara pertama di setiap kategori dianugerahi plakat penghargaan sebagai simbol prestasi dan kebanggaan. Sementara juara kedua dan ketiga menerima piagam penghargaan sebagai bentuk pengakuan atas kontribusi dan kerja keras mereka. Adapun untuk Juara Umum, penghargaan diberikan lebih istimewa: sebuah piala bergilir sebagai lambang supremasi kolektif, serta uang pembinaan sebesar Rp2.000.000 (dua juta rupiah) untuk semakin memacu semangat dan kinerja di tahun berikutnya.

Penghargaan tidak hanya diberikan kepada representatif, tetapi juga kepada individu anggota dengan simpanan terbesar. Untuk kategori simpanan reguler tertinggi diraih oleh Syaykh A.S Panji Gumilang, MP (Penasehat KSU), disusul Dra. Farida Al Widad, S.Sos., M.P., (Pembina KSU) dan Sofiyah Al Widad, S.Ag. Pada kategori simpanan progresif tertinggi, Syaykh A.S. Panji Gumilang, M.P. kembali menempati posisi pertama, diikuti Anis Khoirunnisa, S.Th.I., M.A.P., (Ketua Umum KSU) serta Dra. Farida Al Widad, S.Sos., M.P.

Menurut Ibu Anis Khoirunnisa, penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah motivasi agar seluruh anggota berlomba dalam kebaikan melalui penunaian program-program KSU Desa Kota Indonesia. Lebih dari itu, keteladanan penasihat dan pembina yang mempercayakan pengelolaan dana pribadinya kepada koperasi menjadi bukti nyata komitmen. Beliau tidak hanya mengajak, tetapi memberi contoh; tidak hanya mendorong pertumbuhan, tetapi ikut memperkuat permodalan dari dalam.

Di balik angka dan piala, RAT kali ini meninggalkan pesan yang lebih dalam: koperasi akan besar bukan hanya karena sistem, tetapi karena semangat kolektif untuk saling menguatkan. Dan ketika fastabiqul khairat benar-benar hidup dalam setiap program, maka kemenangan bukan sekadar milik satu wilayah, melainkan milik seluruh keluarga besar KSU Desa Kota Indonesia.