KODEKO / Blog

Memperkuat Sinergi dan Ketahanan Ekonomi: Anggota Kodeko Haurgeulis Komitmen Hidupkan Kembali Semangat Menabung

INDRAMAYU – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Blok Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu pada Jumat, 15 Mei 2026. Sebanyak 28 anggota yang terdiri dari istri civitas dan karyawan berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pembinaan Anggota Koperasi Desa Kota Indonesia atau populer dengan nama Kodeko.

Oleh Dr. Ali Aminulloh, S.Ag., M.Pd.I., M.E. | 16 May 2026, 10:00 | 3 menit baca | Diperbarui 17 May 2026, 04:42
Memperkuat Sinergi dan Ketahanan Ekonomi: Anggota Kodeko Haurgeulis Komitmen Hidupkan Kembali Semangat Menabung
KODEKO Editorial

INDRAMAYU – Suasana hangat dan penuh semangat menyelimuti Blok Kertanegara, Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu pada Jumat, 15 Mei 2026. Sebanyak 28 anggota yang terdiri dari istri civitas dan karyawan berkumpul dalam agenda Silaturahmi dan Pembinaan Anggota Koperasi Desa Kota Indonesia atau populer dengan nama Kodeko. Pertemuan ini bukan sekadar ajang temu kangen, melainkan momentum penting untuk merefleksikan nilai-nilai perjuangan sekaligus memperkuat fondasi ekonomi berjamaah di lingkungan mahad.

Acara diawali dengan pembekalan rohani yang disampaikan oleh Sumarti, Ketua Ikatan Keluarga Besar (IKB) Istri Karyawan Al Zaytun. Dalam pemaparannya, Sumarti mengajak seluruh hadirin untuk membedah makna mendalam di balik tiga surat utama Al-Qur'an sebagai kompas kehidupan dan perjuangan. Pertama adalah Surat Al-Fatihah sebagai Ummul Kitab yang menjadi fondasi utama dan pembuka segala kebaikan dalam setiap langkah pergerakan.

Selanjutnya, ia mengupas Surat Al-Baqarah sebagai surat terpanjang yang sarat akan pesan perjuangan dan pengorbanan. Sumarti menekankan bahwa layaknya panjangnya ayat tersebut, perjuangan kolektif civitas tidak boleh mengenal kata berhenti. Terakhir, Surat Ali 'Imran dibahas untuk menginspirasi tentang pentingnya membangun ketahanan keluarga yang mapan demi melahirkan generasi baru berjiwa pemimpin.

Memasuki sesi utama, Dewi Asih Nusantari selaku Pembina dan Representatif Kodeko memaparkan kembali khitah dan urgensi berkoperasi melalui Kodeko. Dalam sosialisasinya, ia mengingatkan kembali sejarah berdiri, struktur penasihat, ketua umum, hingga berbagai program strategis yang tengah berjalan saat ini. Dewi menegaskan bahwa berkodeko adalah wujud real dalam mendukung program mahad serta menjadi instrumen tolong-menolong atau ta'awun antar sesama civitas demi mencapai ikatan ideologis dan praktis yang kuat.

Lebih lanjut, Dewi menjelaskan bahwa ber-Kodeko memiliki manfaat nyata untuk masa depan, seperti melatih disiplin menabung dan mempersiapkan simpanan hari tua. Selain itu, koperasi ini memberikan solusi keuangan tanpa beban, di mana anggota dapat mengakses pinjaman uang tanpa harus memiliki jaminan eksternal karena simpanan mereka sendiri yang berfungsi sebagai jaminannya. Bagi yang ingin berkontribusi, caranya sangat mudah, yakni segera mendaftar bagi yang belum bergabung, serta aktif menunaikan simpanan, progresif, dan belanja bagi yang sudah menjadi anggota.

Silaturahmi ini akhirnya menghasilkan keputusan taktis dan progresif untuk kemajuan koperasi ke depan. Mulai bulan Mei 2026 ini dan seterusnya, disepakati bahwa para anggota yang sudah lama tidak aktif berkomitmen penuh untuk kembali aktif menunaikan kewajiban bulanan mereka. Di sisi lain, pengurus juga langsung mengarahkan anggota yang sudah aktif untuk terus menambah jumlah simpanannya, serta lebih produktif dalam memanfaatkan unit belanja maupun kredit barang untuk kebutuhan usaha dan rumah tangga.

Pertemuan rutin ini diakhiri dengan rasa optimisme yang tinggi dari seluruh peserta. Semangat Salamun alaikum merdeka yang digaungkan di akhir acara menjadi simbol komitmen bersama untuk membawa Kodeko Haurgeulis menjadi pilar ekonomi yang mandiri, tangguh, dan berdaya guna bagi seluruh keluarga besar civitas mahad. (Sekretaris KSU)